Selasa, 24 November 2015

FUNGSI KAPASITOR



kapasitor
Fungsi dari kapasitor adalah untuk menyimpan listrik sejenak, mengkopel frekuensi pada radio dan sebagai filter pada power suplay. kapasitor terdiri dari 2 lempengan logam yang di beri penyekat ditengahnya atau juga bisa di sebut dielektrik, dielektrik ini terbuat bermacam jenisnya , dari plastik, kramik , mika , elektrolit, kertas dll.besarnya kapasitas muatan listrik yang di simpan pada kapasitor dinyatakan dengan F (farad) , dan dalam rangkaian kapasitor di simbolkan C.
         kapasitor terdiri dari 2 macam yaitu kapasitor bipolar dan kapasitor nonpolar , kapasitor nonpolar adalah kapasitor yang tidak memiliki polaritas ( kutub) dimana dalam pemasangan kakinya boleh di bolak-balik, kapasitor ini ada bermacam macam jenisnya misalanya kapasitor kramik , kertas . mika dll, dari masing-masing jenis yang membedakan adlah bahan dielektriknya , secara umum kinerjanya sama , kapasitor ini umumnya memiliki nilai kapasitas kecil, besarnya kapasitasnya dinyatakan dalam satuan piko sampai nano farad, dalam peralatan elektronika kapasitor nonpolar biasa digunakan pada rangkaian audio , radio , pesawat pemancar , TV dll, sedangkan kapasitor bipolar adalah kapasitor yang memiliki polaritas ( kutup ) yang mana dalam pemasangannya kakinya tidak boleh dibalik kapasito ini biasa disebut kapasitor elektrolit ( ELCO ) , kapasitor ini umumnya mempunya kapasitas tinggi satuannya di mikrofarad yang mana dalam kinerjannya dapat mennyimpan arus sejenak ckup tinggi , kapasitor ini dalam peraltan elektronik sering di gunakan sebagai filter tegangan dc dan arus sejenak pada rangkaian switch.
kapasitor nonpolar

kapasitor bipolar

Sabtu, 21 November 2015

FUNGSI DAN PENGERTIAN RESISTOR

Resistor merupakan komponen elektronika yang berfungsi menghambat tegangan listrik, resistor di temukan oleh seorang bangsa jerman yaitu  George Simon Ohm,
Dalam peralatan elektronik resistor sering di jumpai  pada tv , radio , dvd, hp , komputer dll. Resistor merupakan komponen pasif dimana komponen ini tidak dapat menghasilkan sumber energi. Resistor terdiri dari 2 macam yaitu resistor tetap dan resistor variable ,
  • Resistor Tetap
Resistor ini adalah resistor yang nilai tahanannya tidak dapat di rubah. resistor ini terbuat dari metal, fiber, karbon dll. untuk nilai tahannya bisa di ukur dengan tester ataupun bisa membaca nilai pada punggung resistor, Untuk membaca nilai resistor langsung pada punggungnya tentu saja harus hafal kode warnanya , nah berikut dari tabel nilai dari masing-masing kode warna :

















Dari tabel di atas tentu saja tidak perlu di jelaskan secara detail, yang terpenting kita tau gelang pertama sampai gelang terakhir. Gelang pertama tidak menunjukan warna toleransi yaitu emas perak untuk resistor karbon yang terdiri dari 4 gelang saja. tapi berbeda dengan resistor metal, resistor metal tandanya di gelang terakhir biasanya gelang terakhir ada renggangan dengan gelang terakhir, untuk membacanya lihat tabel angka di atas . gelang 1 ditulis angka, gelang 2 ditulis angka, gelang 3 banyaknya nol dan gelang terakhir toleransi kinerja resistor. semisal resistor memiliki gelang merah,merah,merah dan emas
gelang 1 merah nilainya 2
gelang 2 merah nilainya 2
gelang 3 merah nilainya 2
gelang 4 emas nilainya 5%
jadi nilai resistor 2,2 kilo ohm dengan nilai kinerja toleransi 5%
2,2 kilo ohm=2200 ohm
nah kok ada nilai toleransi, apa pengertian dari nilai toleransi?  nilai toleransi adalah nilai kinerja resistor itu apakah masih layak di gunakan atau tidak, nilai toleransi ada titik maksimal dan titik minimal
semisal resistor memiliki nilai tahanan 2,2 kilo ohm dan toleransi 5 %
rumus mencari nilai maksimal  adalah nilai tahanan +(nilai toleransi x nilai tahanan)  
2200 + ( 2200x5%)=2200+110 =2310
Jadi nilai maksimalnya adalah 2310 ohm
Rumus mencari nilai minimal adalah nilai tahanan-(nilai toleransi x nilai tahanan)
2200 - ( 2200x5%)=2200-110=2090
Jadi nilai minimalnya adalah 2090 ohm

  • Resistor variable
Resistor variable adalah resistor yang nilai tahannya tidak tetap atau bisa di rubah-rubah sesuai kebutuhan. Resistor ini jenis bentuknya ada bermacam-macam tergantung dari penggunaan , pada peralatan elektronika sering ditemui adalah jenis , potensiometer dan trimpot . Jenis potensiometer dan trimpot sama fungsinya hanya saja cara merubah nilai tahanannya yang berbeda, potensiometer bisa diputar langsung dengan tangan karna sudah dilengkapi dengan tuas pemutar, tetapi kalau untuk yang trimpot cara merubah/memutar nilai tahanannya harus dengan menggunakan obeng + ataupun - . selain dari cara memutarnya yang berbeda , nilai tahannya juga berbeda potensiometer umumnya titik maksimal tahannya 50 k ke atas tetapi kalau untuk trimpot di bawah 50 k.


Trimpot
Potensiometer